Bagaimana Bank Menentukan Keputusan Pinjaman Tanpa Agunan?

Saat seseorang mengajukan pinjaman tanpa agunan ke bank, tentu bank tidak akan serta merta menyetujui pengajuan tersebut. Bank akan melakukan pemeriksaan sebelum membuat keputusan diterima atau ditolak.

Sebagai nasabah, tentu sangat penting untuk mengetahui bagaimana bank menentukan keputusan pinjaman tanpa agunan. Hal-hal apa saja yang menentukan persetujuan pinjaman tanpa agunan? Untuk menemukan jawabannya, simak informasi di bawah ini :

Advertisements
  1. Riwayat calon debitur bersih

Riwayat ini merupakan hal pokok dalam menentukan persetujuan pinjaman. Dalam kredit, bank bisa berada pada posisi yang merugikan, yakni ketika nasabah lalai dalam menjalankan kewajiban kreditnya. Ketika seseorang bermasalah dalam kredit, maka akan tercatat pada daftar blacklist Bank Indonesia.

Dari daftar tersebut, bank di Indonesia dapat mengecek riwayat calon debitur. Jika nama calon debitur tercatat dalam daftar hitam itu, otomatis bank enggan memberikan kredit.

  1. Calon debitur memenuhi persyaratan individu

Ada beberapa persyaratan individu yang ditetapkan oleh bank. Biasanya syarat-syarat tersebut adalah :

  • Merupakan Warga Negara Indonesia
  • Berumur minimal 21 tahun

Dengan berusia 21 tahun, maka seseorang telah cakap hukum dan dianggap telah bertanggungjawab atas dirinya sendiri.

  • Memiliki penghasilan tiap bulannya

Jika anda memiliki penghasilan tetap tiap bulannya, maka bank akan senang hati memberikan pinjaman kepada anda. Ini dikarenakan penghasilan tadi bisa dijadikan penjamin bahwa anda mampu melunasi kredit. Baca 10 Pinjaman Online Tanpa NPWP dan Slip Gaji

Anda bisa bekerja sebagai karyawan, professional atau wirausahawan. Biasanya, bank memiliki syarat penghasilan minimal untuk pinjaman tanpa agunan. Berapa? Umumnya bank mematok minimal penghasilan Rp 2 – 3 juta.

  1. Calon debitur memenuhi persyaratan dokumen

Dalam mengajukan pinjaman tanpa agunan, ada beberapa dokumen yang harus dicantumkan. Kelengkapan dokumen ini juga mempengaruhi keputusan bank. Secara umum, dokumen-dokumen yang harus disertakan ialah :

  • Fotocopy KTP (Kartu Tanda Penduduk)
  • Fotocopy KK (Kartu Keluarga)
  • Fotocopy NPWP
  • Pas foto ukuran 4×6 cm
  • Surat keterangan penghasilan
  • Dokumen asli SK pengangkatan pertama dan terakhir atau SK pensiun (bagi karyawan)
  • Fotocopy rekening tabungan atau giro selama 3 bulan terakhir
  • Fotocopy laporan keuangan 2 tahun terakhir (bagi pengusaha atau wiraswasta)
  1. Pengajuan pinjaman tanpa agunan sesuai dengan ketentuan

Saat mengajukan pinjaman, bank akan menganalisis pengajuan tersebut, mulai dari plafon yang diinginkan oleh debitur hingga masa tenor. Jika tidak sesuai dengan ketentuan yang ada, maka bank akan menawarkan pergantian plafon atau tenor itu.

Advertisements

Untuk plafon, pihak analis bank akan melakukan analisis resiko kredit. Analisis resiko kredit ini bertujuan menilai kemampuan nasabah untuk membayarkan cicilan. Biasanya, cicilan bulanan maksimal seorang nasabah ialah 40% dari pendapatan per bulannya. Baca Syarat Wajib Pinjaman Bank DKI untuk Usaha

Sehingga, plafon pinjaman dapat diperoleh dari akumulasi cicilan per bulan dan masa tenor. Masa tenor juga ditentukan oleh usia debitur. Biasanya, masa tenor tidak boleh hingga umur debitur melewati 65 tahun.

Itulah beberapa hal yang menjadi dasar bank dalam menentukan keputusan pinjaman tanpa agunan. Selain info tersebut, simak juga informasi tentang pinjaman tanpa agunan berikut ini.

Tentang Pinjaman Tanpa Agunan

Pinjaman tanpa agunan ialah pinjaman yang tidak memerlukan jaminan atau agunan sebagai syaratnya. Biasanya, bank meminta agunan atau jaminan kepada debitur, berupa barang berharga seperti surat-surat berharga. Nah, pinjaman ini tidak membutuhkan semua itu. Pinjaman tanpa agunan ini kerap disebut KTA (Kredit Tanpa Agunan).

Dewasa ini, makin banyak yang namanya pinjaman tanpa agunan. Tiap bank pasti punya. Dengan begitu, kini peminjaman uang di bank jadi semakin dimudahkan. Yang perlu anda ketahui, pinjaman tanpa agunan biasanya bebas digunakan untuk berbagai keperluan, baik produktif (modal usaha, investasi) atau konsumtif (pernikahan, traveling hingga pendidikan).

Di pinjaman tanpa agunan ini, debitur bisa memperoleh dana pinjaman mulai dari Rp 10 juta atau bahkan Rp 50 juta. Baca Apakah Fitur Utama Pinjaman Tanpa Agunan?

Semua tergantung pada kebijakan bank dan kemampuan debitur, tentunya. Masa tenornya juga bermacam-macam. Ada bank yang membatasi hanya 2 tahun. Ada pula bank yang memberikan masa pengembalian sampai 10 tahun.

Advertisements