Bagaimana Tata Cara Pinjam Uang di Bank?

Pinjam uang di bank bisa jadi salah satu solusi ketika membutuhkan pinjaman uang dalam jumlah banyak. Pinjam uang di bank juga sudah menjadi hal yang lumrah dilakukan. Meski begitu, bisa saja ada orang yang belum paham dengan cara memperoleh pinjaman di bank. Untuk itu, simak informasinya berikut ini.

  1. Tentukan jenis pinjaman yang dibutuhkan

Sebelum mengajukan pinjaman di bank, anda harus tahu jenis pinjaman apa yang anda butuhkan. Apa yang akan anda gunakan dengan uang pinjaman? Untuk kebutuhan konsumtif, seperti pendidikan, pernikahan, liburan, membeli kendaraan, hingga rumah?

Advertisements

Ataukah uang itu hendak digunakan untuk berbisnis? Setelah tahu tujuan pinjaman, barulah kita beralih ke pertanyaan selanjutnya. Berapa tepatnya uang pinjaman yang anda butuhkan? Berapa lama anda ingin mengangsur pinjaman?

Pikirkan jawaban pertanyaan-pertanyaan ini dengan mempertimbangkan kondisi keuangan anda saat ini hingga bertahun-tahun mendatang. Jika sudah menemukan jawaban, anda bisa melaju ke langkah berikutnya. Baca Bingung Cara Bayar Bunga Pagadaian Online ?

  1. Tentukan bank mana yang dijadikan tujuan

Di Indonesia, ada banyak sekali bank yang memiliki produk pinjaman uang, baik bank negeri atau swasta, nasional hingga daerah. Disinilah anda mesti memilih, hendak pinjam uang ke bank mana?

Untuk menjawabnya, anda disarankan untuk melakukan riset kecil-kecilan, baik bertanya langsung atau mengecek website resmi bank. Lalu bandingkan pinjaman yang ditawarkan bank-bank itu. Anda tentu menginginkan suku bunga yang rendah bukan?

  1. Siapkan persyaratan pengajuan pinjaman

Bank tentu saja tidak memberikan pinjamannya ke sembarang orang. Melalui persyaratan-persyaratan inilah ia menyeleksi calon debiturnya.

Persyaratan yang diminta bank biasanya terdiri dari 2 jenis, yakni a) persyaratan individu dan b) persyaratan dokumen. Persyaratan individu ialah persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon debitur. Persyaratan individu yang diminta bank biasanya ialah berumur minimal 21 tahun atau berkebangsaan Indonesia (WNI).

Namun, tentu persyaratan ini bisa berbeda-beda, tergantung pada jenis pinjaman dan kebijakan bank-nya. Sementara itu, persyaratan dokumen ialah dokumen-dokumen yang harus anda lampirkan ketika mengajukan pinjaman.

Apa saja persyaratan dokumen yang biasa diminta oleh bank? Secara umum, dokumen tersebut ialah :

Advertisements
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • Fotokopi NPWP
  • Fotokopi rekening tabungan selama 3 bulan terakhir
  • Slip gaji, bagi karyawan
  • Surat ijin mendirikan usaha, bagi wiraswasta
  • Surat ijin praktik, bagi professional
  1. Ajukan pinjaman ke bank

Setelah menyiapkan seluruh dokumen, sudah waktunya anda pergi ke bank. Disana, petugas bank akan melayani anda termasuk menjelaskan tentang kredit yang hendak diambil. Jika anda sudah dipastikan yakin, maka akan dilaksanakan pengisian formulir permohonan kredit. Baca Update Tabel Pinjaman Bank Mandiri Dengan Jaminan Sertifikat Rumah

Formulir ini harus diisi dengan lengkap dan benar. Setelah formulir diisi, berikan formulir tersebut beserta berkas atau persyaratan yang diminta. Akhirnya tiba bagi calon debitur untuk menunggu. Disini, bank akan memproses pengajuan anda.

  1. Konfirmasi persetujuan atau penolakan

Setelah diproses, bank akan memberi konfirmasi apakah pengajuan kredit anda diterima ataukah ditolak. Diterima atau ditolaknya pengajuan kredit di bank bisa dipengaruhi banyak hal. Umumnya hal-hal yang bisa membantu disetujuinya kredit ialah :

  • Riwayat calon debitur bersih

Dalam kredit, bank bisa berada pada posisi yang merugikan, yakni ketika nasabah lalai dalam menjalankan kewajiban kreditnya. Ketika seseorang bermasalah dalam kredit, maka akan tercatat pada daftar blacklist Bank Indonesia. Dari daftar tersebut, bank di Indonesia dapat mengecek riwayat calon debitur. Jika nama calon debitur tercatat dalam daftar hitam itu, otomatis bank enggan memberikan kredit.

  • Calon debitur mempunyai penghasilan tetap

Jika anda memiliki penghasilan tetap tiap bulannya, maka bank akan senang hati memberikan kredit kepada anda. Ini dikarenakan penghasilan tadi bisa dijadikan penjamin bahwa anda mampu melunasi kredit. Baca Download Disini Formulir Pinjaman Bank BRI Terbaru

  1. Penandatanganan akad kredit dan pencairan

Sebelum pencairan pinjaman dilakukan, biasanya ada penandatanganan akad kredit yang didampingi oleh notaris. Baru setelah ditandatangani, dana pinjaman bisa dicairkan ke rekening debitur. Dana pinjaman biasanya telah dipotong biaya-biaya seperti provisi, administrasi hingga notaris.

Advertisements