Cara Penyelesaian Kredit Macet Bank BRI

Penggunaan sistem kredit dalam berbagai transaksi sekarang ini rasanya sudah cukup lumrah. Apalagi untuk membeli sebuah properti yang cukup berat harganya bagi masyarakat kalangan menengah ke bawah. Apalagi jika pembayaran tidak dilakukan dengan menggunakan cicilan. Meskipun begitu, kadang sistem kredit tidak selalu berjalan mulus.

Ada saja berbagai masalah yang bisa menyebabkan kredit macet, baik dari pihak nasabah maupun pihak pemberi kredit. Berbagai masalah seperti halnya berkaitan dengan kemampuan memanajemen finansial. Maupun masalah yang ditimbulkan dari luar rencana seperti halnya bencana alam dan sebagainya yang bisa membuat nasabah kesulitan melunasi cicilan kreditnya. Macetnya kredit juga bisa juga disebabkan oleh kesalahan pihak bank dalam melakukan analisis yang kurang teliti.

Advertisements

Kredit macet merupakan sebuah kelompok paling parah bagi para peminjam hutang secara kredit dari bank. Ciri-ciri dari kredit macet yaitu setelah berlalu sekitar 18 bulan sejak kredit. maka tersebut digolongkan sebagai kredit yang diragukan.

Tidak ada sebuah usaha pelunasan ataupun penyelamatan dari nasabah, bahkan jaminan pun juga tidak ada. Jika dirasa bank sulit untuk mendapatkan pelunasan kredit, maka jangka waktu 18 bulan tersebut bahkan bisa diperpendek.

Berikut ini ada beberapa langkah Bank dalam Menangani penyelesaian kredit macet. Untuk lebih jelasnya, maka perhatikan pembahasan berikut.

Proses Pengumpulan Informasi

Langkah pertama yang dilakukan oleh bank yaitu mengumpulkan informasi yang bisa gunakan sebagai landasan tindakan terhadap kredit macet. Pengumpulan informasi itu bisa meliputi :

  • Hubungan Antara Bank dan Nasabah

Bank akan mencari semua informasi mengenai catatan hubungan antara nasabah dan bank dalam waktu yang telah lalu, untuk mengetahui potensi dari nasabah diajak bekerjasama menyelesaikan masalah kredit macet.

  • Potensi Manajemen

Bank akan mempelajari potensi nasabah dalam hal mengelola finansialnya di masa mendatang. Hal ini  melihat dari perkembangan usaha yang dilakukannya.

  • Laporan Keuangan

Pihak bank akan mempelajari laporan keuangan yang dibuat oleh nasabah, yang dilakukan untuk menganalisis penyebab dari terjadinya kredit macet.

  • Kekuatan Nasabah dalam Hukum

Bank juga akan mempelajari kekuatan nasabah dalam hal hukum, sehingga hal ini tidak menempatkan bank pada posisi sulit.

Advertisements

Analisis Permasalahan

Setelah berbagai informasi yang dibutuhkan dirasa sudah lengkap, maka seharusnya penyelesaian kredit macet atau permasalahan pokok mengapa kredit macet itu terjadi sudah diketahui. Langkah selanjutnya yang bisa dilakukan oleh bank yaitu mempertimbangkan apakah masalah tersebut bisa diselesaikan tanpa jalur hukum yang bisa merusak hubungan baik dengan nasabah.

Walau begitu, jika berdasarkan pencarian informasi telah ditemukan bahwa nasabah bermain curang dan tidak mau kooperatif terhadap bank. Maka pihak bank akan secara tegas membawa masalah kredit macet tersebut ke meja hukum.

Tindakan Penyelesaian Kredit Macet

Setelah analisis telah selesai dilakukan, maka kini bank telah siap untuk melakukan sebuah tindakan penyelesaian masalah kredit. Langkah ketiga ini sering juga disebut dengan istilah game paln, yaitu rencana yang dipilih untuk bisa menyelesaikan permasalahan kredit macet.

Secara umum, ada terdapat dua jalur tindakan, yaitu penyelesaian kredit macet tersebut secara damai tanpa melalui pengadilan (non-litigasi) dan penyelesaian kredit macet melalui pengadilan.

Tindakan Non-Litigasi

Penyelesaian kredit macet dengan tindakan non ligitasi. Hal ini disebut pula dengan workout yaitu sebuah penyelesaian dengan menggunakan komunikasi demi memberikan sebuah pengertian antara pihak bank dan nasabah. Terdapat 3 cara untuk workout ini yaitu rescheduling, reconditioning, dan juga restructuring.

Tindakan Litigasi

Sementara itu, jika pihak bank merasa perlu untuk membawa masalah kredit macet ini ke pengadilan, maka tindakan bisa dilakukan dengan beberapa jalur, diantaranya :

  • Melalui Pengadilan Negeri

Dasar hukum berdasarkan Pasal 1131 KUHPerdata, yang mana seluruh harta nasabah nantinya akan menjadi jaminan hutang untuk bank.

  • Melalui Pengadilan Niaga

Disini nasabah mengajukan kepailitan.

  • Melaporkan ke Kepolisian

Hal ini jika bank menemukan data fiktif saat mengumpulkan semua informasi dari nasabah.

Inilah beberapa cara penyelesaian kredit macet bank BRI. Mulai sekarang, berhati-hatilah Anda ketika mau menggunakan kartu kredit atau melakukan pinjaman jika tidak ingin bermasalah.

Masuk dalam masalah kredit macet dan akhirnya harus dibawa ke pengadilan. Tentunya dengan menyesuaikan kemampuan finansial dengan gaya hidup menjadi sebuah kunci utama yang sangat penting dalam hal penggunaan kartu kredit atau melakukan pinjaman.

Advertisements