Cara Perhitungan Pelunasan Kredit Dipercepat

Melakukan pinjaman di bank itu bisa memberi keuntungan karena keperluan keuangan Anda bisa terpenuhi. Apabila semua berjalan, mungkin suatu waktu Anda ingin melakukan pelunasan dipercepat. Dalam suatu kredit Anda mungkin biasa mengenal dengan istilah pelunasan dipercepat.

Apakah itu yang dimaksud pelunasan di percepat. Pelunasan dipercepat yaitu pelunasan kredit sebelum jatuh tempo lunas. Misalnya Anda melakukan akad kredit tanggal 3 Juli 2019 dengan jangka waktu 3 tahun. Tapi dalam perjalanan waktu Anda melakukan pelunasan ketika kredit baru berjalan 17 bulan.

Advertisements

Saat Anda lakukan pelunasan kredit di percepat, maka Anda biasanya akan di informasikan dari pihak bank berapa yang mestinya Anda bayar. Disini Anda juga perlu untuk mempelajari lebih lanjut untuk tata cara prosedur pelunasan dipercepat.

Pada umumnya jumlah yang akan di bayar untuk melunasi seluruh plafond pinjaman yang pernah di ambil oleh debitur itu meliputi sisa pokok pinjaman + bunga + biaya pelunasan atau biaya finalti. Baca Cara Penyelesaian Kredit Macet Bank BRI

Dan tidak sedikit, dari para nasabah yang tidak tahu cara menghitung pinjaman yang akan di lunasi sebelum jatuh tempo. Biasanya akan kaget karena mereka membayar lebih banyak jika di banding yang mereka hitung-hitung. Misalnya setelah mereka hitung–hitung yang mesti di bayar yaitu 30 juta tetapi ketika di depan teller bisa menjadi 45 juta.

Hal ini terjadi, karena pada pelunasan kredit dipercepat itu ada biaya finalty atau denda untuk pelunasan di tambah dengan bunga berjalan yang mesti dibayarkan oleh nasabah. Ini merupakan gambaran cara perhitungan pelunasan kredit dipercepat pada bunga anuitas rate

Menghitung kredit pelunasan dipercepat itu ada beberapa poin yang perlu Anda catat dan ketahui sebelumnya. Misalnya saja Anda perlu mengetahui biaya finalty yang di terapkan oleh suatu bank saat pelunasan di percepat. Karena biasanya setiap bank itu memiliki skema perhitungan yang berbeda dalam menetapkan hitungan pelunasan. Misalnya saja ada bank yang menerapkan 8% dari sisa pokok pinjaman. Tapi ada juga yang menerapkan sisa pokok + 3 x angsuran.

Advertisements

Oleh karena itu, sebelum Anda menghitung jumlah pelunasan kredit. Maka sebaiknya ketahui terlebih dahulu biaya finalty serta sistem bunga pinjaman. Apakah bank tersebut menerapkan bunga flate rate, bunga efektif atau bahkan bunga anuitas.

mengetahui hal ini Anda bisa lihat pada Perjanjian Kredit saat Anda tanda tangan akad. Biasanya di sana telah di cantumkan secara spesifikasi semua pinjaman Anda. Baca Cara Melunasi Hutang Bank dengan Cepat

Pada kesempatan ini, akan dicontohkan cara untuk menghitung pelunasan kredit dipercepat. Dengan spesifikasi pinjaman sebagai berikut ini

Plafond pinjaman sebesar 10 juta

Bunga yang dihasilkan 1 % per bulan

Jangka waktu pinjaman 12 bulan

Bunga sebesar 100.000

Sisa pokok  833.334

Angsuran perbulan sekitar 933.334

Bunga secara Anuitas

Nah, berapa yang mestinya harus di bayar oleh si peminjam atau debitur. Bilamana pada bulan ke -6 debitur ini ingin melakukan pelunasan.

Pertama, Anda perlu banyak mencari tahu terlebih dahulu berapa sisa pokok pinjaman. Jika belum tahu cara untuk menghitung sisa pokok pinjaman maka silahkan lihat artikel cara untuk menghitung bunga bank

Berikut ini cara perhitungan pelunasan kredit dipercepat

Pada bulan ke – 6 telah di ketahui sisa pokok pinjaman yaitu sekitar 4.873.314.

Jika biaya finalty 3 x angsuran maka akan dihasilkan 933.334 x 3 = 2.800.002

Belum lagi jika di tambah dengan bunga berjalan. Bunga berjalan, misalnya telah jatuh tempo tanggal 5 disini Anda mau melakukan pelunasan di tanggal 8 berarti ada selisih 3 hari dari jatuh tempo. Maka Anda di kenakan bunga berjalan selama 3 hari. Besaran untuk bunga perbulan : 30 hari. Baca Prosedur Penyitaan Jaminan Oleh Bank BRI

Demikianlah ilustrasi cara perhitungan pelunasan kredit dipercepat. Kalau Anda tidak mau repot, maka Anda bisa mencetak rekening koran pinjaman Anda di bank. Di situ Anda akan bisa melihat sisa pokok pinjaman. Lalu dari sisa pokok tersebut kemudian di tambah dengan biaya finalty yang telah di sesuaikan dengan ketentuan dari pembiayaan.

Advertisements