Prosedur Penyitaan Jaminan Oleh Bank BRI

Jika pembayaran pinjaman Anda telah mengalami penunggakan. Maka sangat  jelas pihak bank akan melakukan penyitaan terhadap semua aset yang Anda punya. Namun hal ini tentu saja tidak akan dilakukan dengan serta merta sesaat setelah Anda menunggak cicilan. Sebab bank juga telah memiliki prosedur terkait dengan sistem penyitaan ini.

Selain itu, semua aset yang akan disita itu nanti disesuaikan dengan nilai hutang Anda, sehingga Anda juga tidak akan dirugikan. Sebagai debitur, maka Anda juga akan menerima surat pemberitahuan terlebih dahulu. Termasuk juga kunjungan dari pihak bank sebelum akhirnya nanti dilakukan penyitaan.

Advertisements

Jika kebetulan Anda punya sebuah urusan dengan masalah perbankan, maka sebaiknya ketahui terlebih dahulu prosedur penyitaan aset yang dilakukan oleh bank.

Surat Pemberitahuan Keterlambatan Pembayaran

Sebuah Bank pasti sudah memiliki sistem yang akurat. Sehingga tidak dengan serta merta akan melakukan prosedur penyitaan jaminan tanpa adanya laporan yang jelas. Hal tersebut terkait dengan penunggakan yang telah dilakukan oleh nasabahnya.

Di saat Anda melakukan keterlambatan dalam hal pembayaran dan melampaui tanggal jatuh tempo, maka : Baca Kerugian Jika Hutang Bank Tidak Dibayar

  • Keesokan harinya sistem pasti akan segera mencetak laporan keterlambatan tersebut melalui komputer admin. Hal ini biasanya akan berjalan otomatis, di mana nama para debitur yang menunggak akan segera masuk laporan dan menunggu proses penanganan selanjutnya.
  • Laporan dari keterlambatan ini akan diteruskan ke credit admin dan bagian marketing untuk segera proses selanjutnya. Di sana, laporan tersebut akan segera ditindaklanjuti dengan cara pemberitahuan keterlambatan pembayaran.
  • Dalam masa 1 bulan pertama penunggakan ini, maka pihak bank akan mengirimkan 1 kali surat pemberitahuan penunggakan pembayaran. Kemudian melakukan sambungan melalui telepon setiap minggu atau 1 kali seminggu.
  • Pada prosedur penyitaan jaminan ini jika kedua langkah tersebut tetap diabaikan dan belum ada niat baik dari debitur untuk melakukan pelunasan. Maka biasanya pihak bank akan mengirimkan surat peringatan.
  • Bukan hanya itu saja, pada pengiriman surat teguran ini biasanya juga akan dibarengi dengan kedatangan pegawai bank secara langsung ke kediaman debitur.

Pengiriman Surat Peringatan

Jika sudah melewati tenggat waktu yang telah ditetapkan oleh pihak bank setelah pengiriman surat teguran. Akan tetapi pihak debitur belum juga memberikan respons baik, maka : Baca Kerugian Jika Hutang Bank Tidak Dibayar

Advertisements
  • Disini bank akan segera mengirimkan Surat Peringatan (SP). SP ini berisi teguran yang lebih keras dan pada saat bersamaan pihak bank juga akan menurunkan status kredit debitur. Status tersebut menjadi lebih rendah dari sebelumnya. Surat ini biasanya akan dikirimkan sebanyak 3 kali berturut-turut selama 3 minggu.
  • SP – 1 biasanya akan langsung dikirimkan dan berisi tentang penurunan status kredit debitur. Status yang berubah menjadi kurang lancar dan sedang dalam perhatian khusus oleh pihak Bank.
  • Pada prosedur penyitaan jaminan ini bila selama seminggu tidak ada respons yang baik, maka pihak bank biasanya akan kembali mengirimkan SP – 2. Surat ini yang berisi penurunan status kredit debitur dari kurang lancar menjadi status kredit yang diragukan.
  • Jika SP – 2 ini juga tidak dihiraukan oleh debitur, maka biasanya pihak bank akan mengirimkan kembali SP – 3 yang berisi status debitur menjadi kredit macet.

Tindakan Penyitaan Aset

Setelah dua tahap yang ada di atas dilalui dan pihak debitur masih saja terus mengabaikan semua surat peringatan yang sudah dikirimkan oleh bank. Maka pihak bank akan langsung melakukan tindakan tegas kepada debitur, yaitu dengan melakukan penyitaan aset.

Hal ini dilakukan untuk bisa mengamankan aset sebagai jaminan atas hutang yang belum dilunasi oleh debitur. Tindakan seperti ini pada dasarnya bukanlah penyitaan, namun sebagai bentuk pengamanan yang dilakukan oleh pihak bank terhadap aset. Yang mana aset tersebut akan diawasi sampai proses pelunasan hutang debitur bisa terlaksana dengan baik.

Hal ini menjadi sebuah pengalaman yang sangat berharga. Makanya pertimbangkan dengan matang sebelum Anda mengajukan pinjaman ke bank. Baca Cara Melunasi Hutang Bank dengan Cepat

Mengajukan sebuah pinjaman ke bank memang bisa saja menjadi solusi terbaik bagi masalah keuangan. Namun bisa juga akan menjadi masalah di dalam keuangan itu sendiri di masa yang akan datang.

Pastikan Anda selalu cermat dan juga merencanakan pengajuan pinjaman Anda dengan matang, sehingga kelak nanti Anda tidak mengalami masalah dalam pelunasan. Kegagalan dalam pembayaran seperti ini akan berakibat fatal dan membuat aset Anda disita oleh pihak bank. Pihak bank pasti akan melakukan berbagai prosedur penyitaan jaminan aset yang Anda miliki.

Advertisements