Segini Bunga Pinjaman Bank BRI Per Bulan

Bunga pinjaman merupakan salah satu hal yang menjadi pertimbangan seseorang ketika hendak mengajukan kredit. Setiap nasabah pastilah menginginkan bunga pinjaman serendah mungkin. Bank BRI adalah salah satu bank yang banyak menjadi tujuan masyarakat Indonesia dalam mengajukan kredit. Lalu berapakah bunga pinjaman BRI per bulannya?

Perlu diketahui bahwa suku bunga di Bank BRI berbeda-beda, tergantung dari jenis pinjamannya. Berikut adalah informasi tentang bunga per bulan pinjaman di Bank BRI :

Advertisements

Segini Bunga Pinjaman Bank BRI Per Bulan

Kredit Tanpa Agunan (KTA)

            Kredit Tanpa Agunan ialah kredit yang tidak memerlukan agunan sebagai persyaratannya. Hingga kini belum ada info resmi tentang besar suku bunga Kredit Tanpa Agunan di Bank BRI. Namun perkiraannya adalah 1,45% per bulan untuk pinjaman dengan tenor 12 – 24 bulan dan 1,54% per bulan untuk pinjaman dengan tenor 36 – 60 bulan.

KTA di Bank BRI disebut dengan BRIGuna Karya. Ada 4 jenis KTA di Bank BRI ini, yakni KTA untuk karyawan, pensiunan, umum serta nasabah yang menempuh pendidikan S2 atau S3.

Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Kredit Usaha Rakyat ialah pinjaman yang diberikan Bank BRI untuk keperluan modal usaha, pengembangan modal maupun investasi. Suku bunga kredit ini besarnya adalah 7% efektif per tahun atau 0,41% flat per bulan.

Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

Kredit Pemilikan Rumah ialah pinjaman yang diberikan Bank BRI untuk mewujudkan rumah impian nasabahnya. Suku bunga KPR BRI ialah 5% per tahun atau 0,41%. Baca Bagaimana Tata Cara Pinjam Uang di Bank?

Kredit Kendaraan Bermotor (KKB)

            KKB merupakan pinjaman yang diberikan Bank BRI untuk membeli kendaraan bermotor seperti mobil atau sepeda motor, baik baru maupun bekas. Saat ini belum ada informasi resmi tentang besar suku bunga KKB di BRI. Namun perkiraannya ialah 5,5% per tahun atau 0,45%.

Advertisements

Itulah informasi tentang bunga pinjaman per bulan di Bank BRI. Untuk informasi lebih lanjut, anda dapat menanyakannya secara langsung pada customer service di Kantor Cabang Bank BRI.

Selain informasi tersebut, simak pula informasi tentang bunga pinjaman Bank BRI berikut ini :

Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) di Bank BRI

Berbeda dengan suku bunga, SBKDK masih merupakan angka yang dijadikan dasar penetapan suku bunga kepada nasabah. Dalam SBDK ini belum diperhitungkan tentang komponen perkiraan premi resiko.  Komponen perkiraan premi resiko ini tentu berbeda-beda tiap nasabah. Besarnya suku bunga akhir akan ditentukan berdasar SBDK dengan premi resiko per debitur.

Sejak 07 Oktober 2019, suku bunga dasar kredit di Bank BRI adalah :

  • Untuk Kredit Korporasi, senilai 9,95%
  • Kredit Ritel adalah 9,90%
  • Kredit Mikro adalah 17,25%
  • Kredit Konsumsi (KPR) adalah 9,90%
  • Kredit Konsumsi (Non KPR) adalah 12%

Jika dibandingkan dengan SBDK yang ditetapkan pada 2018 lalu, ada penurunan suku bunga yang cukup signifikan pada SBDK tahun 2019 ini.

Itulah suku bunga dasar kredit di Bank BRI. Untuk rincinya tentang suku bunga BRI, anda dapat bertanya langsung di Kantor Cabang BRI terdekat. Baca Bagaimana Tata Cara Pinjam Uang di Bank?

Biaya-biaya Lainnya

Selain suku bunga, ada biaya-biaya lain yang dikenakan pada pinjaman di Bank BRI dan wajib diketahui. Biaya tersebut adalah :

  • Biaya administrasi

Biaya administrasi merupakan biaya yang dikenakan untuk pemrosesan pinjaman. Biaya ini langsung dipotong dari pinjaman. Biaya administrasi di Bank BRI ialah Rp. 100.000,-

  • Biaya provisi

Biaya provisi bisa disebut sebagai dana balas budi kepada bank karena telah meloloskan dan mencairkan kredit. Biaya provisi Bank BRI ialah 1,5%.

  • Biaya notaris

Biaya notaris merupakan biaya yang dibebankan kepada nasabah atas penggunaan jasa notaris pada saat pengikatan akad kredit.

  • Biaya asuransi

Biaya asuransi adalah biaya manajemen resiko di saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Premi asuransi tergantung pada jenis asuransi dan perusahaan asuransi rekanan bank.

  • Biaya keterlambatan

Biaya keterlambatan merupakan denda yang dikenakan saat nasabah terlambat membayarkan angsuran. Biaya keterlambatan biasa dihitung per hari. Baca 10 Daftar Bank yang Memberikan Pinjaman Tanpa Agunan

  • Biaya pelunasan dipercepat

Biaya pelunasan dipercepat ialah biaya yang dikenakan ketika nasabah ingin melunasi pinjaman lebih cepat dari jatuh tempo.