Update Syarat Pinjaman Bank BRI untuk Karyawan Swasta

Karyawan swasta biasanya relatif mudah memperoleh pinjaman. Sebab karyawan swasta memiliki pendapatan tetap tiap bulannya. Dengan begitu bank dapat memotong angsuran bulanan lewat gaji bulanan itu.

Salah satu bank yang menyediakan pinjaman untuk karyawan swasta adalah Bank BRI. Apa sajakah syarat yang dibutuhkan karyawan swasta untuk mengajukan pinjaman di Bank BRI? Simak informasinya berikut ini :

Advertisements

Persyaratan individu yang mesti dipenuhi, antara lain:

  1. Calon debitur berpenghasilan minimal tiga juta rupiah per bulan.
  2. Berusia minimal 21 tahun.
  3. Saat pelunasan, usia calon debitur maksimal 65 tahun.
  4. Calon debitur wajib memiliki kartu kredit minimal berjalan selama satu tahun.
  5. Calon debitur memiliki minimal 5 juta rupiah pada limit kredit.

Dokumen yang mesti disiapkan, yaitu:

  1. Formulir pengajuan kredit yang telah diisi
  2. Fotokopi KTP (Kartu Tanda Penduduk)
  3. Fotokopi KK (Kartu Keluarga)
  4. Fotokopi NPWP
  5. Pas foto ukuran 4×6 cm
  6. Surat keterangan penghasilan atau slip gaji
  7. Dokumen asli SK pengangkatan pertama dan terakhir atau SK pensiun (bagi karyawan)
  8. Fotokopi rekening tabungan atau giro selama 3 bulan terakhir

Itulah persyaratan yang dibutuhkan untuk mengajukan pinjaman untuk karyawan swasta di Bank BRI.

Setelah melengkapi seluruh persyaratan tersebut, calon debitur bisa menuju Kantor Cabang Bank BRI di domisili dan mengajukan Pinjaman untuk Karyawan Swasta alias BRIGuna Karya. Nantinya, petugas akan memproses pengajuan pinjaman. Baca Bagaimana Bank Menentukan Keputusan Pinjaman Tanpa Agunan?

Calon debitur kemudian mesti menunggu konfirmasi persetujuan atau penolakan pinjaman. Apabila disetujui, maka akan dilaksanakan penandatanganan akad kredit bersama notaris. Kemudian dana pinjaman pun dapat ditransfer ke rekening debitur.

Update Syarat Pinjaman Bank BRI untuk Karyawan Swasta

Advertisements

Tentang Pinjaman Bank BRI untuk Karyawan

Pinjaman Bank BRI untuk karyawan disebut dengan BRIGuna Karya. BRIGuna Karya merupakan pinjaman tanpa agunan atau jaminan. Sumber pembayaran BRIGuna Karya ini ialah dari gaji per bulan. Dana pinjaman ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, baik produktif (modal usaha, penambahan modal usaha) maupun konsumtif (keperluan pendidikan, pengobatan, pernikahan, dan lain-lain).

Berapakah plafon pinjaman yang tersedia di BRIGuna Karya? Plafon kredit ini tidak terbatas alias limitless. Namun, tentu saja jumlah yang dicairkan akan disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi dari calon debitur.

Pinjaman di BRIGuna Karya ini dapat dikembalikan sampai 60 bulan. Suku bunga yang dikenakan di BRIGuna disesuaikan dengan masa pengembalian. Untuk pinjaman 12 sampai 24 bulan, bunga cicilannya adalah 13% per tahun dengan angsuran tetap. Sedangkan untuk jangka waktu lebih dari 24 bulan hingga 60 bulan, cicilan bunga yang mesti dibayar ialah mulai dari 13,5% per tahun.

Biaya-biaya di Pinjaman Bank BRI untuk Karyawan Swasta

Biasanya, pada saat pencairan dana pinjaman, nominal pencairan tidak akan sama dengan nominal dana yang diajukan. Kenapa demikian? Sebab dana pinjaman sudah dipotong dengan biaya-biaya seperti : Baca Update Suku Bunga Pinjaman Bank BRI Terbaru

  • Biaya administrasi

Biaya administrasi merupakan biaya yang dikenakan untuk pemrosesan pinjaman. Biaya ini langsung dipotong dari pinjaman. Jumlah yang ditetapkan untuk biaya administrasi ini berbeda-beda, tergantung pada kebijakan bank. Biaya administrasi di Bank BRI ialah Rp. 100.000,-

  • Biaya provisi

Biaya provisi bisa disebut sebagai dana balas budi kepada bank karena telah meloloskan dan mencairkan kredit. Biaya provisi Bank BRI ialah 1,5%.

  • Biaya notaris

Biaya notaris merupakan biaya yang dibebankan kepada nasabah atas penggunaan jasa notaris pada saat pengikatan akad kredit.

  • Biaya asuransi

Biaya asuransi adalah biaya manajemen resiko di saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Premi asuransi tergantung pada jenis asuransi dan perusahaan asuransi rekanan bank.

Itulah biaya yang dipotong pada saat pencairan kredit. Selain biaya tersebut, ada biaya-biaya lain yang bisa saja dikenakan pada nasabah pada saat kredit. Biaya tersebut ialah :

  • Biaya keterlambatan

Biaya keterlambatan merupakan denda yang dikenakan saat nasabah terlambat membayarkan angsuran. Biaya keterlambatan biasa dihitung per hari. Baca Update Tabel Pinjaman Bank Mandiri Dengan Jaminan Sertifikat Rumah

  • Biaya pelunasan dipercepat

Biaya pelunasan dipercepat ialah biaya yang dikenakan ketika nasabah ingin melunasi pinjaman lebih cepat dari jatuh tempo.

Advertisements